jika unsur islam bersenyawa dengan muslim, Maka kemajuanlah yang akan diraih. Pesantren adalah satu satunya konservaterium yang mensinergikannya. Perguruan tinggi sekuler, teknologi dan makhluq yang bernama uang yang hampir berhasil mengurai kesejatian persenyawaan antara keduanya. Banyak santri berpotensi yang tergiur karena tipuannya. Bahkan mitos formal berhasil mendoktrinasi santri untuk merendahkan khazanah kepesantrenan hanya karna tergiur bualan visi dan misi universitas, perusahaan dan mitos sukses kekayaan. Sehingga pada akhirnya mereka berhasil menggiring benih benih manusia spiritualis menjadi manusia yang hedonis dan materialis. Realita saat ini memang mengerikan adanya. Keluhuran agama, moralitas adat negri, jatidiri bangsa (jika kita membaca sejarah) norma norma luhur yang mengakar di rerumputan pun dipertaruhkan dan equalitas minat yang membakatpun hampir punah. Memang saat saat ini mimpi mimpi orientalis, missionaris, visionaris yang hedonis telah menang telak dari pejuang kebenaran dan penegak keadilan spiritualis. Mereka telah berhasil menerapkan mengaplikasi teori motivasi psikologi dalam media publik. Kiranya sudah seharusnya pejuang pejuang kita bangkit. Para ulama menjadikan intelektual sistim sebagai pion pion catur dalam pertarungan sengit realitas ini. Mampukah pesantren menjawab semua problematika ini?. Mampukah pesantren menjawab tantangan realita saat ini? Mampukah pesantren dengan kekayaan spiritualnya menandingi kehebatan mitos kekayaan finansial?. Saya kira penting bagi semua pemeran perjuangan ini mengaplikasikan ketinggian tauhid dan tasawuf yang termanifestasi dalam kitab kitab karya alghazali, ibnu rusydi, fakhruddin arrazI dg mafatihul goibnya, ibrohim albajuri dengan jauhar tauhidnya, ibnu athhailah dg hikamnya,syaikh abdul qodir jailani dengan sirrul asrornya, sy zakariya al anshori dengan jamiul muqninya, dan rhonda byrne dengan the secretnya. Jangan jadi pengekor adat, rebutlah kendali zaman. Gusdur berkata "jika kau ingin melakukan suatu perubahan, jangan tunduk pada kenyataan". Yakinlah kita bisa, kita mampu dan Alloh selalu berada pada jalan yang benar, pertolongan Alloh selalu berpihak pada Almuqorrobin dan muroqqobin. Kita transformasikan ruh tauhid sebagai sumber motivasi, yakinlah seyakin yakinnya harapan itu masih ada, berfikirlah dengan fokus pada cita cita luhur agama dan bangsa kita. bob proctor pernah berkata "jika anda melihatnya dalam benak, anda akan menggenggamnya di tangan". Jangan pernah takut pada mimpi besar kita. Asal kita memupuk mental terbesar kita. Getaran dari kekuatan mental adalah kekuatan yang paling halus dan akibatnya paling berdaya dari segala yang ada. Percayalah Alloh selalu mendengar doa doa kita, dan selalu mengabulkan bagi siapa saja yang berjalan lurus dan fokus pada jalur doa itu.
#Alfaqirurohmatirobbihi_dzuttaqsir..1rajab1437.

0 komentar:
Posting Komentar