SEHELA NAFAS DI-KETIDAKPASTIAN
Tercerabut waktu sepersekian detik, melambung jauh tersentak ke angkasa tak bernama, beriak hujan terselubung merekam sesak kenangan yang terurai. Selerai dengung manisnya kehidupan ku rekam terus mendengung melengking di kedalaman asa, berapa banyak tasbih yang ku senggamai pada saat itu? Apungkan denyut nadiku selamanya, selaraskan nada nada nafas dengan nama singkat-Mu.
Merindumu melampau batas, keterbatasan menyekat, ketaksempurnaan menekuk,namun takkan mengurangi cumbuku pada-Mu.
Meronta pada hening, merangsek kepul asap malam, merisau sepi pada dekapan suci, entah apa sebenarnya kedalaman hati itu, keruh kelam menggulita.
Seberkas cahaya menutur batin terhalang, hijab2 pun ku ketuk dan semakin ku ketuk, pembukaan itu tak pula ku rekah, terpaksa ku dobrak dengan dentuman nada gelegar tahlil, melolong shubuh terengkuh.
Ingin ku maki masa lalu nan kelam, bersama gelap terseduh pada kopi kental tanpa gula. Menggilai seduhan nafsu berukur semu, kesenangan tak berdaun, kceriaan tak berbuah, hanya sesak gulana merambah jiwa.
Seberkas cahaya ku himpit dan ku kepul semakin ternoda, setitik dosa berjama'ah menjamah jiwa, merangsek kedalaman hati, membutakan bathin, menutup nur-Mu dengan kedukan nafas tak bermakna.
Cahaya bintang suroya tak lagi guna menerangi gelapnya asa, kuperankan Harut dan marut di lembah sekam, merekap basi bernaung syahwat.
Berangsur-angsur menekan detak jantung yang kian memotiv lumbung gairahku. Senyap-senyap hijab terurai, dzikirku tumpul tuk sekadar menyayat hijab. Meronta-ronta pada kehausan cinta.
Bisakah shubuh ini ku hirup bersama-Mu dengan manaqib sang agung. Dupa-dupa khayal merenda paksa, jeruji nafsu menggamang bendera iblis, rampasan nyawa ku perkosa dengan teqad membaja.
Berpihakkah irodah-Mu pada niatku malam ini. Sekali-kali tak pernah kupaksa qolammu menghapus gurat taqdir yang terlukis bersama manuver Qodho-Mu.
Persilahkanlah aku memcumbui-Mu dengan peluk mesra nada-nada dzikir indah-Mu.
Bangunkan aku dengan karunia-Mu.
Kemesraan-Mu adalah bahagiaku.
Cinta-Mu adalah cita-citaku.
#30november2017
#otwpanjalumanaqib
0 komentar:
Posting Komentar